Tuhannn..........
tulisan itu seperti terpampang tepat di depanku..
menampar setiap sudut dari ktidak pedulianku waktu itu...
setiap kata yang termaktub seolah terbenam curam dalam otakku
jalinan dan penggalan perhurufnya seperti telah terhafal manis d sudut otakku
hhhhhhaaauuuuuhhhhh......
knapa ke"Kaku"an tulisan itu kembali menelusup ruang dan rongga fikirku..
di saat aku sudah sangat menikmati kehidupanku yang sudah sangat baik-baik saja
tanpa ada problematika yang membuat otakku menggunung..
kenapa pajangan gambar yang tertempel masih membekaskanku
dalam ingat yang tak buatku lupa
meski sengaja ku lupakan demi kebaikan hidup orang terbaik
aku sudah memaafkan semua kejahatan yang tlah tergores (jauh hari)
aku harap dimaafkan akan tindak tanduk akhirku yang (mungkin) diluar harap
meski aku terus bertanya salahkan tindakku itu????
aku berhenti berharap akan kebaikan
karena harap yang kuusahakn berakhir sia-sia dan nol
sampai pada akhirnya rentetan kata2 sedih itu menohokku
memojokkan ketidak beradaanku pada masa-masa genting itu
meski nyatanya aku di tempat yang sama
tapi apa kuatku
apa bisaku
apa usahaku
aku kaku dalam lamunan
aku jatuh dalam keterperanjatan
aku menitikkan hujan rasa
tepat dilantai yang sangat dikenal
sampai detik ini
aku masih berpanjat (selalu)
akan semua keindahan akhirnya nanti
meski aku tak bisa sama sekali berlaku apa2
aku tak sejahat apa yang bisa aku jahati sebenarnya
krna aku tahu smuanya adalah baik dan sangat baik
kata terakhir yang mash sama
akan tetap ada dan selalu ada
kemana tempat kembali dan pintu terbuka ada dimanapun dan kapanpun
meski saat ini sangat tak ingin dimasuki
seperti sebelum-sebelumnya
kekuatan ego diri dan harga diri
saya faham itu saudaraku
orang baik dan masih tetap baik bagiku
semoga kan selalu berfikir jernih
seperti yang doeloe sering saya ucapkan
demi semuanya saudaraku....
keep fight from faraway...
--GBU,---