Tuesday, December 25, 2012

26 Desember 2012

Satuu hari setelah libur panjang Natal...
Libur panjang yang paling tidak menyenangkan, tanpa istri, tanpa anak
berkeliaran tanpa tujuan, menjadi penduduk yang nomaden..

2 hari lagi menjelang keberangkatan ke Padang
meski sekedar 3 hari yang hanya untuk meluapkan kerinduan yang teramat dalam untuk si buah hati dan istri

i'll b there soon son.#galauanak

Sunday, December 23, 2012

Kangen Akutttt

Tepat 8 hari istri dan si abang berlibur di kampung halaman Padang.

Tepat beribu kali pulalah kekangenan ini merasuk...inilah rasakan pisah dari anak yang masih lucu-lucunya...

kangen ketawanya, pipinya, meluk, bau nya....hhhmmmmmmm.....
ayah kangen abang Ryu nak........

*hiksss

My Ryu

Tepat, sudah hampir 4 bulan tak menarikan tulisan dalam rumah blog ini...all i need to read right now is all about my baby's birth....

Hari itu Selasa 17 september 2012 pukul 21.00 istriku mendadak merasakan mulas yang cukup mengganggu, berhubung dari beberapa hari sebelumnya persiapan menjelang persalinan sudah dilakukan termasuk mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa di dalam 1 tas besar, begitu nasehat yang diberikan keluarga dan orang-orang terdekat menjelang persalinan.

Tepat 21.30 kami beserta ibu mertua menginjakkan kaki di klinik bersalin tempat istri rutin melakukan pengecekan kehamilan,al hasil baru bukaan 2, dan istri disarankan untuk menetap dengan diberikan obat perangsang kontraksi melalui induksi ringan.

Sepanjang malam istri merasakan 'goncangan' induksi yang menurut sebagian orang memang terasa sangat sakit dan menyiksa, saya hanya bisa memberikan dukungan untuk tetap semangat menjalang detik-detik kelahiran sang jabang bayi.

Pukul 09.00 saya menyempatkan keluar klinik untuk membeli sarapan, tepat setelah sarapan dibungkus, ibu mertua menelpon dan menginformasikan bahwa istri mengalami pecah ketuban, bersegeralah menuju klinik kembali, dengan penambahan bukaan menjadi 4, tindakan masih dilakukan melalui induksi yang semakin membuat istri meronta-ronta kesakitan, bahkan sempat teriak-teriak, menendang, menggigit. Ibu mertua yang menykasikan hal tersebut keluar karena ketidak tegaannya melihat kondisi tersebut. Dalam kondisi itulah saya terdiam sesaat, riak kesedihan kembali mengganggu zona emosi, saya tidak tega untuk melihat kesakitan yang dirasakannya, saya faham sangat begitu besar kesakitan yang dirasakannya, dan saya hanya bisa terus memberikan dukungan semanagat.

Setelah melalui waktu induksi  dengan beragam tindakan, perjuangan istri akhirnya terbayarkan dengan ditangani oleh dr. hariyanto, SPOg melalui suara tangisan bayi mungil tepat pada pukul 21.30 WIB tanggal 18 September 2012 dengan Berat badan 3.50 Kg dan panjang 51 cm....Its the most gitf that i ever have....Alhamdulillahhirobil'alamin.....

1 garis keturunanku sudah mendatangi dunia ini, sebuah anugrah yang sangat Luar biasa, amanah Tuhan yang membuat hidup bersama istri semakin sangat berharga.

Bayi mungil kami beri nama " GHILBY RYUSASZ DE GRANNADY'

Semoga anak ini akan dapat menjadi pemimpin yang selalu adil, penyayang, pemenang khsusunya bagi adik-adiknya kelak dan ayah bundanya, dan menjadi orang yang bisa besar dari kasih sayangnya.Amin ya robb....

Lamunan Bayiku

Hamparan sawah-sawah dan tanah-tanah kering dalam pemandangan siang bolong dalam kereta Argo Jati dari cirebon menuju Gambir,membuat hasrat merangkai yang tak tahu akan di rangkai.

Memaksakan mata untuk sekejap memejam barang 3 jam ke depan juga tidaklah semudah yang dikira. Yang terjadi hanyalah melamun sembari melempar pandangan ke luar jendela.

36 minggu 5 hari tepatnya umur janin yang bersemayam indah dalam perut seorang Nadia Gustia,istriku tercinta.Fikiran tentang ibu dan janinnya inilah yang tak pernah berhenti mengambil porsi yang sangat banyak akhir-akhir ini dikepalaku. Bagaimana nanti istriku melahirkannya, bisakah dilalui dengan cara Normal yang memang diinginkannya, ataukah pertanda lain dengan operasi, kuatkan seorang istriku melalui masa-masa bukaan kandungan, masa-masa mules yang dirasakan, dan bahkan masa-masa mengejan yang nanti dijalanin..

 Sedih dan sangat kasian bila melihat sang istri ketakutan akan hal yang berhubungan dengan melahirkan datang, karena memang dengan jarum suntik saja sudah seperti melihat ketakutan yang luar biasa.Tapi perjalanan indah ini harus dijalankan,dilalui dan tentunya dengan semangat dan bantuan dariku. Perbincangan yang acap kami berdua bahas di dalam hari-hari santai adalah bayinya mirip siapa ya?? Dan pada akhirnya percakapan ringan kami selalu berakhir dengan kengototan masing-masing kita untuk menampilkan sisi 'bagus' dari masing-masing diri untuk dijadikan 'bawaan' yang akan nanti diikuti oleh sang calon bayi nantinya. Tapi bagaimanapun, ini adalah anugrah terindah yang pernah kami dapatkan dalam perjalan hidup berumahtangga yang masih sangat seumur jagung, dan langsung dipercaya oleh Sang Khaliq. Sekarang kami hanya bisa menunggu sampai waktu indah itu datang dan kami siap menerima amanah terindah tersebut dengan kasih sayang. Hamparan sawah yang terpajang dari jendela transportasi rel ini sedikit demi sedikit sudah mulai berganti dengan rumah-rumah yang muncul jarang dan sangat berjarak, mataku sudah mulai sedikit meredup dan membuatku segera menekan tombol untuk menurunkan sandaran kursi..semoga ketika terbanguan jendela ini sudah memasuki cerita klasik Jakarta kembali dan akupun bisa menikmati keindahan bersama istri dan calon bayiku..

 15.33 WIB Argo Jati Cirebon - Gambir
edit-an awal september 2012