Hamparan sawah-sawah dan tanah-tanah kering dalam pemandangan siang bolong dalam kereta Argo Jati dari cirebon menuju Gambir,membuat hasrat merangkai yang tak tahu akan di rangkai.
Memaksakan mata untuk sekejap memejam barang 3 jam ke depan juga tidaklah semudah yang dikira. Yang terjadi hanyalah melamun sembari melempar pandangan ke luar jendela.
36 minggu 5 hari tepatnya umur janin yang bersemayam indah dalam perut seorang Nadia Gustia,istriku tercinta.Fikiran tentang ibu dan janinnya inilah yang tak pernah berhenti mengambil porsi yang sangat banyak akhir-akhir ini dikepalaku.
Bagaimana nanti istriku melahirkannya, bisakah dilalui dengan cara Normal yang memang diinginkannya, ataukah pertanda lain dengan operasi, kuatkan seorang istriku melalui masa-masa bukaan kandungan, masa-masa mules yang dirasakan, dan bahkan masa-masa mengejan yang nanti dijalanin..
Sedih dan sangat kasian bila melihat sang istri ketakutan akan hal yang berhubungan dengan melahirkan datang, karena memang dengan jarum suntik saja sudah seperti melihat ketakutan yang luar biasa.Tapi perjalanan indah ini harus dijalankan,dilalui dan tentunya dengan semangat dan bantuan dariku.
Perbincangan yang acap kami berdua bahas di dalam hari-hari santai adalah bayinya mirip siapa ya?? Dan pada akhirnya percakapan ringan kami selalu berakhir dengan kengototan masing-masing kita untuk menampilkan sisi 'bagus' dari masing-masing diri untuk dijadikan 'bawaan' yang akan nanti diikuti oleh sang calon bayi nantinya.
Tapi bagaimanapun, ini adalah anugrah terindah yang pernah kami dapatkan dalam perjalan hidup berumahtangga yang masih sangat seumur jagung, dan langsung dipercaya oleh Sang Khaliq.
Sekarang kami hanya bisa menunggu sampai waktu indah itu datang dan kami siap menerima amanah terindah tersebut dengan kasih sayang.
Hamparan sawah yang terpajang dari jendela transportasi rel ini sedikit demi sedikit sudah mulai berganti dengan rumah-rumah yang muncul jarang dan sangat berjarak, mataku sudah mulai sedikit meredup dan membuatku segera menekan tombol untuk menurunkan sandaran kursi..semoga ketika terbanguan jendela ini sudah memasuki cerita klasik Jakarta kembali dan akupun bisa menikmati keindahan bersama istri dan calon bayiku..
15.33 WIB
Argo Jati Cirebon - Gambir
edit-an awal september 2012
No comments:
Post a Comment