Saturday, December 27, 2008

biadab

ku benamkan kepalaku dalam bongkahan selimut
kuseka peluh dingin yang mengucur cukup deras dari keningku

aku buyarkan hitam fikirku yang ganggu bathinku

apa yang aku rasa hanyalah ilusi
ilusi sampah yang tak berkesudahan

namun,
semakin aku mengusirnya
semakin lekat pula rona bayangan itu
menelusup masuki ruang takutku

aku terjerembab di kelamnya biduk
yang kerap hantui intuisiku

jangan perolok naluri putihku
enyah sajalah dari permukaan ini

biarkan kuselami lautku
tanpa kau menjegal setiap mauku
kau cuma sebuah titik pencundang
yang acap godai citaku

jangan pernah berusaha masuk
dalam selimut malamku
yang tlah basah dengan liurku

hingga tak kan kau temui lagi
sedikit kisipun yang bisa kau sisipi
meski aku tlah bukakan pintunya

karena aku berubah gahar
dalam ketakutan yang tlah berujung
dalam nestapa yang bilurkan jalangmu

hadapi aku..!!!!

No comments: