kopi hitam manis ini sudah mengalir deras di tubuh
hangatkan jiwa yang sungguh dingin oleh kukungan perjalanan
bongkahan kotak alat pengetik ini seperti hanya hampa
diinjak, di tekan, di lipat sesukaku...
berbatang-batang rokok tlah menjadikannya sohib
yang tetap mau ku siksa dalam kepenatan ini
aku masih memandang lepas udara
yang tampak temaram terpisah oleh gedung pencakar
-ungkapan ga jelas di pagi buta-
No comments:
Post a Comment