Wednesday, April 1, 2009

Kesadaran "Dini"??

perjalanan pekerjaan di Anyer-Banten, sedikit banyak meninggalkan "pesan moral" bagi gw khususnya.

pembicaraan yang bermula dari mencari celana pendek untuk tidur dihotel, malah berakhir dengan obrolan panjang dengan "gerombolan anak muda" pemilik toko tersebut. jadilah saya, dan seorang teman yang kebetulan menemani perjalan dinas ini berjibaku dengan pembicaran ringan, lepas, bebas namun sebenarnya sarat akan arti.

entah knapa juga saya dan teman betah jadinya berlama-lama untuk sekedar berbicara panjang dengan orang yang memang baru kami kenali malam itu.

kopi panas dan rokok yang juga menjadi teman pendamping cukup membantu dalam pembicaraan ringan namun berat itu. dari pertama kami mampir kami hanya beranggapan mereka adalah anak muda yang 'biasa' yang memiliki usaha kecil2an untuk mungkin menopang hidup, ataupun juga untuk sekedar iseng.

Dari perawakan mereka yang berjumlah tiga orang, terlihat mereka memang masih anak muda yang kalo gw prediksi masih berumur sama dengan adik gw yang berjarak persis 10 tahun. dan dugaan gw benar. namun setelah berbicara cukup lama dan lumayan membantu kami berada di daerah yang sama sekali bukan daerah kami, dugaan saya terutama meleset 180 derajat.

Pembicaraan panjang malam tersebut memang terfokus pada 1 orang "teman baru" yang memang penuh dengan gejolak hidup, musibah hidup bahkan trauma hidup. namun dengan umur yang masih 20 tahun mereka cukup 'dini' disadarkan bahwa hidup itu memang patut untuk di"hidup"kan, bahwa perjalanan mereka yang masih sangat panjang harus disandarkan pada tanggung jawab yang begitu telak.

mereka bukan dari keluarga miskin, bahkan ketika tahu rumah merekapun kami berfikr bahwa mereka dari keluarga berada yang masih bisa bertahan hidup dengan "jatah"-nya sebagai darah daging kedua orang tuanya. namun 'kesadaran dini' tersebut pulalah yang membuat kami memberikan acungan 2 jempol kepadanya. sempat merasa kehilangan masa bersenang-senang dengan teman2 namun dengan berjalannya waktu malah terbantahkan. teman-teman malah menjadi manusia-manusia simpatik yang kerap malah memberikan dorongan moril tak terhingga dalam pembangunan hidup yang 'baru' saja dijalankan.

ck...ck...ck...
secara pribadi gw cukup "terkesan" dengan acara nongkrong malam tersebut, sepintas lalu gw malah teringat akan adik bungsu gw yang memang persis berumur sama dengannya. apakah dia juga bisa berlaku dan bersikap seperti itu?? gw yang sekarang sudah "tua" pun masih berfikir apakah gw bisa? tapi apakah keadaan mungkin bisa membuat kita mampu dalam "keterpaksaan" yang berimbas pada hidup kita yang mungkin hanya sekali ini.

mungkin bisa....

salute dude...

smoga gw masih bisa ke Anyer lagi dan menyerap banyak "ilmu" hidup dari kalian....(sorry kalo 'crita'-nya tidak dipaparkan secara gamblang..! untuk memberikan 'ruang pribadi' kepada 'narasumber'..halahhhh...)

From Anyer with Life Value...Thanks People...!!

No comments: