Saturday, May 2, 2009

April Disaster

April baru saja dilewati dengan sukses, hari ini minggu 3 mei...
namun ketertinggalan bulan yang bagi sebagian orang diistilahkan menjadi april mop, sepertinya hanyalah sebuah ungkapan yang mencerminkan banyak gejolak2, kejutan2 ataupun hentakan2 perjalanan hidup...

banyak yang sengaja menjadikannya terkesan dengan berbagai 'aturan2' yang sengaja dibuat untuk memberikan nilai bahwa bulan april adalah benar2 bulan penuh dengan kejutan...tapi apalah artinya bagi sebagian orang yang beranggapan bahwa april adalah sebuah bulan dalam 12 bulan yang masuk dalam perbendaharaan waktu dunia yang sama saja porsi dan kondisinya dengan 11 bulan lainnya, ga ada yang special, gada yang perlu di rayakan dan tidak ada pula yang dibuat kejut2an dengan bulan ke-4 ini.

tapi satu musibah besar yang terjadi pada seorang karib dikantor gw cukup memberikan 'kejutan' besar dalam bulan ini..entah dosa apa, entah mimpi buruk apa, entah kenapa hingga seorang manusia baik yang jauh dari kategori pendosa sepertinya merasakan bencana mendadak di malam 22 april tersebut, apakah ini juga yang disebut orang-orang sebagai "April Mop",...i dont think So....!! karena bukan kesenangan kejutan yang didapat, namun kegalauan dan kesedihan yang dialami oleh khususnya keluarganya...

Tapi semua pasti Tuhan yang menjadikannya "ada", hanya mungkin bagaimana kita mencari tahu "pesan" yang akan disampaikan "Beliau" melalui manusia "utusan" yang dilimpahi 'anugrah' tersebut.

Pada satu hari dari pagi hingga malam hari berkegiatan dikantor, sang karib memang sedikit meninggalkan 'pesan' janggal dari kebiasaan yang dilakukannya pada sebelum2nya...bukan untuk mendramatisasi kejadian ini, namun yang merasakan bukan hanya gw, sebagaian besar karib lainpun merasakannya "aneh" pada hari tersebut.

Pada siang hari sebelum makan siang kita terlibat obrolan santai ditangga kantor sambil menghisap rokok, sang karib menanyakan, bisa ga ya beli sepeda pake kartu kredit, kaynya enak nih k kantor naik sepeda daripada naik motor. Pada malam hari ketika mengharuskan kita lembur untuk menyelesaikan rapat 'pra komite' gelagat anehnya terlihat juga dengan mempresentasikan materi yang berbahasa Indonesia dengan logat yang dibule2kan, dan diluar kebiasaannya juga materi proposal presentasi yang dikerjakannya pun tiba-tiba di limpahkan k gw, dengan berujar, silahkan selanjutnya pak dedy..gw pun tersihir untuk 'membantu' membacakan sebagain dari olahan kerjaannya. apakah dia tahu kalo kerjaan ini memang akan gw handle pasca kejadian, sehingga gw harus terbiasa untuk itu, bahkan obrolan alot yang jarang sekali kita lakukan walupun kita staf berada dalam 1 divisi (dulu memang hanya kami b2)mengenai plafond pinjaman yang akan diberikan, pada malam itu mengalir sangat panjang dan lama, kami menelusuri setiap detailnya,bahkan hingga rapat selesai pun, dan kembali ke meja masing-masingpun sang karib masih menanyakan pendapat, kalo kaya gini gmn ded?? Wallohu 'alam...bukan sok untuk menyambung2kan kejadiannya namun rekan2 yang lainpun sempat di'curhati' dengannya yang jarang sekali dilakukannya pada hari biasa.

Pada malam kejadian, pukul 22.00 yang masih tersisa hanya gw, sang karib dan seorang rekan keamanan kantor, "keanehan" yang terjadi lagi adalah kita b3 terlibat dalam obrolan santai sambil tertawa lepas sang karib malah sempat menyiumi pipi gw...hahhhh....setelah itu sang karib malah beranjak menuju meshola untuk sholat isya dan minta di tunggui untuk pulang bareng. Namun karena malam itu cukup cape gw pulang lebih dulu selang beberapa menit dari sang karib. dan kenaehan terakhir adalah sang karib minta diantarkan ke parkir motor yang berada di basemen 2 dengan rekan keamanan kantor, sampai berujar pokoknya harus dianterin ke bawah, kebiasaan yang jarang sekali dilakukannya.

Tapi sudahlah ini hanya sedikit penggalan yang sengaja gw hubung2kan dengan beliau, kalo memang terkesan 'lebay' yang harap dimaklumi karena sejak kejadian tersebut kita sekantor memang kehilangan salah satu karib baik kita yang sampai sekarang masih terbaring lemas dengan bantuan alat medis di rumah sakit.syukurnya keadaaan sudah membaik, apalagi pasca operasi bedah plastik yang dijalaninya. dan keisengan dan gurauan yang selalu dilontarkan k teman2 dikantor masih terasa selalu ketika kami mengunjungi ke rumah sakit.

ini memang akan menghabiskan waktu yang lama untuk kembali pulih, kembali normal, dan kembali bergabung bersama kami di suasana kantor, namun kami pasti selalu mendoakan yang terbaik untuk salah satu sobat terbaik ini...jangan pernah menyerah, jangan merasa apa2, jangan pernah menyesali, karena ini adalah anugrah Tuhan yang diberikan kepada kami semua melaluinya.

tetesan air mata temen2 melihat kondisinya semoga bisa menjadikan riak bahagia yang akan mengobati kesembuhan sobat ini, tetesan ini hanyalah sedikit ungkapan tak terbendung dari temen2 yang sangat mengharapkannya kembali pulih, karena kami akan menyemangatinya lewat doa, dukungan, dan semangat.

kami menunggu ungkapan "Yoi Coy.." nya kembali berkumandang bersahaja di lantai 11, kami menunggu lantunan suara imam yang kerap dilakukannya memimpin sholat kami, dan kami menunggu sosok pelahap kerupuk kampung di sore hari yang sering dilakukannya, dan yang pasti kami menunggu sosok sobat ini kembali bersama kami, menelusuri setiap jengkal pekerjaan yang selalu dilakukan bersama.

Tetap semangat brother....

kursi sebelah gw siap diduduki kembali..dan kami menunggu segera..!!

La Yukallifullohu Nafsan Illa Wus'aha..!!!

-ungkapan semua cerita teman2 dari gedung Smesco Indonesia lantai 11-
dedicated for Lukmanul Hakim.

No comments: